Home Blogging Cara Mengatasi Inodes Hosting Website WordPress

Cara Mengatasi Inodes Hosting Website WordPress

Inodes adalah tempat menyimpan file di web hosting. Jika inodes penuh, maka tidak bisa update, edit, upload, bahkan web tak bisa diakses.

24

error web wordpress

Cara Mengatasi Inodes Hosting Website WordPress. Error Inodes adalah kesalahan dalam web hosting yang membuat Anda tidak bisa update atau upload file baru.

Pesan error akan muncul seperti saat update tema atau plugin. Contoh notifikasi error inodes:

  • Could not copy file.: /wp-content/upgrade/wordpress-3.tmp/wordpress/wp-content/themes/twentyeleven/header.php. Installation Failed
  • Failed upgrade error – Fatal error: Allowed memory size of 262144 bytes exhausted (tried to allocate 122880 bytes) in/wp-admin/includes/dashboard.php on line 88

Di posting sebelumnya CB sudah berbagi cara mengatasi Error Briefly Unavailable dan Error 403 Forbidden.

Pengertian Inodes

Secara bahasa, inodes itu singkatan dari index node. Node adalah titik pengbunung.

Dalam konteks hosting web, inode adalah struktur data yang digunakan untuk menyimpan semua informasi file pada akun hosting.

Inodes merupakan jumlah file total yang tersimpan dalam hosting baik dari file sampah trash , file manager, email, backup dsb.

Cara Mengatasi Inodes Web Hosting

Setiap akun hosting memiliki batasan jumlah inode tergantung besar kecilnya hosting.

Menurut penjelasan atau postingan kalangan provider domain-hosting, saat inodes sudah mencapai batas, website tidak bisa berfungsi seperti sebelumnya.

Website masih bisa digunakan seperti biasa, tetapi untuk aktivitas penambahan file tidak bisa dilakukan.

Jika inodes Anda di hosting limit melebihi batas, bahkan mendekat 100%, maka tidak bisa update plugin ataupun theme.

Pasalnya, hosting alias tempat penyimpanan data dan file web WordPress Anda, sudah penuh. Bagaimana mengatasinya? Apa itu inodes?

Bukan hanya itu. Jika inodes penuh, maka backup otomatis akan mati (terhenti), performa hosting menurun, bahkan bisa berakibat suspend hosting alias website mati! Walah…!!!

Baca Juga:  Daftar Plugin Wajib Pasang untuk SEO Website WordPress

Cara Mengatasi Inodes Web Hosting

Karena inodes terkait jumlah file dan kapasitas, maka solusi mengatasi inodes adalah:

  1. Menghapus beberapa file yang dirasa tidak perlu; atau
  2. Upgrade kapasitas hosting yang lebih besar.

Setiap layanan hosting memiliki batasan inodes yang berbeda.

Umumnya sebuah hosting diberikan batasan jumlah file sebanyak 250.000 data/inodes. Namun, ada juga provier webhosting yang tidak membatasi jumlah inodes, namun tetap saja menetapkan ukuran maksimal.

Beberapa file dalam Cpanel yang bisa dihapus biasanya:

  1. File folder trash
  2. File backup
  3. Theme dan plugin tidak terpakai
  4. Hapus konten
  5. Pesan masuk email
  6. Directory
  7. Duplikat gambar.

Untuk menghapus gambar (image/foto) yang tidak terpakai dalam postingan atau web, kita bisa gunakan plugin DNUI (Delete Not Used Image).

Plugin DNUI atau “Hapus Gambar yang Tidak Digunakan” akan mencari gambar dari database dan mencoba menemukannya di setiap Postingan dan Halaman.

Jika satu gambar memiliki satu referensi di postingan atau halaman, plugin akan memberi tahu Anda bahwa gambar tersebut digunakan.

Penyebab inodes tiba-tiba membengkak dikarenakan tautan spam dalam email atau karena settingan auto backup yang tersimpan dalam File Manager.

Silahkan cari dan hapus lalu duplikat gambar yang otomatis berubah kedalam 3 ukuran di website kita setelah diupload, yaitu large, medium, dan low. Masing-masing untuk kepentingan thumbnail, konten, ataupun slider (jika ada).

Cara Melihat Inode di cPanel

Masuk ke akun cPanel Anda, cari panel sisi kanan dan cari opsi “Penggunaan file” atau “penggunaan file”.

Kesimpulan

Inodes secara praktis adalah tempat menyimpan file dengan kapasitas yang ditentukan provider hosting.

Jika inodes ini penuh, maka admin atau webmaster tidak bisa update, edit, upload, bahkan bisa membuat web tidak bisa diakses jika hosting disuspend provider.

Baca Juga:  10 Contoh Blog Sukses dan Populer yang Dibuat dengan WordPress

Untuk mengatasinya, hapus file yang tidak digunakan, seperti dile di folder cache, email dan spam.

Problematika blogging di website WordPress memang beragam. Website sering error yang menghambat laju blogging (posting, editing, updating, dll.).

Beda ama blogging di hosting gratis Blogger yang umumnya lancar jaya!

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here